Akhir Bursa Hong Kong 10 Maret Terganjal Kekuatiran Tiongkok Dan Minyak Mentah

642

Pada penutupan perdagangan Kamis (10/03), indeks Hang Seng di Bursa Hongkong ditutup turun tipis -11,84 poin, atau -0,06 persen, di 19984.42. Pelemahan indeks Hang Seng terganjal kekuatiran ekonomi Tiongkok dan pelemahan harga minyak mentah.

Lihat : Awal Indeks Hang Seng 10 Maret Dikuatkan Kenaikan Wall Street

Pada penutupan perdagangan bursa saham Tiongkok Kamis (10/03), indeks Shanghai ditutup turun –58,20 poin, atau -2,03 persen, di 2804.35. Pelemahan indeks Shanghai terpicu kenaikan inflasi yang semakin memperdalam kekuatiran perlambatan ekonomi Tiongkok.

Inflasi Tiongkok bulan Februari naik tertinggi sejak Juli 2014 terpicu melonjaknya biaya makanan di tengah liburan Tahun Baru Imlek selama seminggu, di mana adanya jutaan pesta makanan daging, seafood dan sayuran.

Indeks harga konsumen naik 2,3 persen pada Februari dari tahun sebelumnya, naik dari 1,8 persen pada Januari, karena harga pangan melonjak 7,3 persen. Membangkitkan pertanyaan atas kemampuan kenaikan itu, harga non-makanan naik sedikit dari bulan sebelumnya ke 1 persen peningkatan dan inflasi jasa melambat. Demikian Biro Statistik Nasional mengatakan pada hari Kamis (10/03).

Lihat : Inflasi Tiongkok Naik Tertinggi Sejak Juli 2014

Kenaikan inflasi Kamis ini ditambah dengan laporan terbaru sebelumnya yang menunjukkan penurunan ekspor dan manufaktur lemah, semakin menambah tekanan pada pemerintah untuk berbuat lebih banyak untuk menguatkan ekonomi.

Sementara itu harga minyak mentah juga melemah. Harga minyak mentah berjangka AS lebih rendah 0,44 persen di $ 38,12 pada 02:42 waktu HK / SIN, setelah menetap naik 4,9 persen semalam. Harga minyak mentah patokan global Brent lebih rendah sebesar 0,68 persen di $ 40,79, setelah ditutup naik sekitar 4 persen pada $ 41,07 per barel pada jam di luar AS.

Pada penutupan perdagangan sore ini saham-saham yang menekan bursa Hong Kong adalah saham Wharf Holdings Ltd/The yang turun 5,98%, saham Cathay Pacific Airways Ltd turun -3,99%, saham CITIC Ltd turun -2,25%, saham China Life Insurance Co Ltd turun -2,01%, saham Hang Lung Properties Ltd turun -1,23%.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng terpantau turun 18 poin atau 0,09% pada  19,972.00, turun dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 19,990.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Hang Seng selanjutnya masih berpotensi melemah terbatas dengan potensi kekuatiran ekonomi Tiongkok dan belum adanya fundamental kuat yang mendukung bursa Hong Kong. Indeks Hang Seng diperkirakan akan bergerak di kisaran Support 19.461-18.973 dan kisaran Resistance 20.479-20.999.


Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here