Mengakhiri perdagangan valas Singapura akhir pekan (15/7), kurs SGD yang perdagangan sebelumnya berhasil rebound harus terpangkas kekuatannya melawan dollar AS yang sama dialami oleh rupiah yang menjadi rivalnya. Hari ini pemerintah Singapura umumkan kinerja yang meningkat untuk bisnis ritelnya, namun tidak berhasil menjadi sentimen positif melawan dollar AS. Namun secara mingguan kurs SGD masih unggul masuki pekan kedua berturut.
Namun terhadap kurs rupiah, dollar Singapura berhasil menguat merespon positif data penjualan sektor ritel negeri tersebut. Mengukur kekuatan dollar Singapura terhadap Rupiah pada pair SGDIDR di pasar spot saat ini bergulir kuat di kisaran 9741.75 setelah perdagangan sebelumnya ditutup kuat di 9713.46. Dan untuk transaksi antar bank ditanah air hari ini berdasarkan kurs BI harga jual dollar Singapura lebih rendah menjadi 9,761.04 dibandingkan dengan harga jual sebelumnya di harga 9,761.89 pada tanggal 13 Juli.
Memantau kurs dolar Singapura pada pair USDSGD saat ini (15:40 WIB) bergerak lemah di kisaran 1.3436 setelah diawal perdagangan dibuka lebih rendah pada level 1.3424. Pada perdagangan sebelumnya pair USDSGD menutup harian dengan bearish yang berakhir di 1.3424.
Secara teknikal, analyst Vibiz Research Center melihat pergerakan pair USDSGD akhir perdagangan diperkirakan bearish, dan berdasarkan harga tinggi perdagangan pair ini berpotensi naik ke kisaran 1.3450 malam nanti.
Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang



