Pergerakan kurs euro di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Selasa (27/9) lanjutkan profit taking yuang terjadi jelang akhir sesi Asia setelah berhasil rally selama 4 hari berturut melawan dollar AS. Profit taking terjadi merespon hasil debat calon Presiden AS pagi tadi dan juga rilis beberapa data ekonomi yang mengecewakan.
Lihat: Respon Pasar Global Terhadap Pooling Dukungan Debat Presiden AS
Di awal sesi Eropa terdapat rilis data ekonomi yang mengecewakan yaitu data harga impor Jerman dan juga data private loans kawasan Euro periode bulan Agustus. Kedua data ini melengkapi tekanan profit taking pada pair EURUSD. Namun pada sesi Amerika dapat bangkit jika data ekonomi AS lemahkan dollar AS.
Pergerakan kurs euro sesi Eropa (09:50:35 GMT) sedang lemah terhadap dollar AS, setelah dibuka lebih tinggi dari perdagangan sebelumnya pada 1.1253 di awal perdagangan sesi Asia (00.00 GMT), kurs Euro alami pelemahan 6 pips dan kini bergulir pada 1.1247.
Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan sesi Amerika yang berakhir besok pagi, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair EURUSD dapat naik ke kisaran 1.1260 – 1.1303 jika koreksi pair hingga sesi malam tidak sampai kisaran 1.1230-1.1195.
Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang



