Rally harga minyak mentah masuki perdagangan sesi Eropa semakin kencang setelah berhasil menembus kisaran US$50 per barel perdagangan sebelumnya, namun tidak membuat tenaga kurs komoditas menekan dollar AS. Sebaliknya kurs komoditas seperti aussie, loonie dollar serta kiwi dollar lanjut ke posisi yang lemah seperti aussie terjun ke posisi terendah 2 pekan perdagangan.
Selain momentum kekuatan dollar AS, aussie hari ini mendapat tekanan dari buruknya data tingkat pinjaman rumah di Australia yang dilaporkan ABS sekalipun sebelumnya NAB laporkan data yang tidak berubah dari periode sebelumnya. Kuatnya dollar AS hingga perdagangan sore ini membuat laju rivalnya termasuk aussie menjadi lemah.
Lihat: Dollar AS Awal Sesi Eropa Masih Punya Tenaga Extra
Oleh penguatan harga minyak aussie hanya mampu menguat terhadap rival lainnya seperti euro, yen dan poundsterling. Rally kencang harga minyak disupport oleh dukungan Rusia akan kesepkatan OPEC mengurangi produksi minyak produsen besar termasuk negara Rusia.
Pergerakan kurs aussie sesi Eropa (08:00:45 GMT) bergerak lemah terhadap dollar AS, setelah dibuka lebih rendah pada 0.7606 di awal perdagangan sesi Asia (00.00 GMT), kurs aussie kini bergulir pada posisi 0.7551.
Untuk perdagangan selanjutnya hingga perdagangan sesi Amerika malam ini, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair AUDUSD akan turun ke kisaran 0.7537-0.7518. Namun jika tidak sampai dapat naik menuju pivotnya dulu sebelum menembus posisi resisten kuat.
Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens


