Kurs Singapura terhadap rupiah hingga akhir perdagangan valas negeri tersebut dan juga yang terpantau di pasar spot sesi Eropa Kamis (13/10) berhasil menekan balik rupiah setelah sempat diawal perdagangan tertekan sangat kuat. Kurs SGD berusaha keras keluar dari posisi terendah 21 bulan, dan masih belum ada sentimen yang mendukung mata uang negeri tetangga Indonesia ini.
Mengukur kekuatan dollar Singapura terhadap Rupiah pada pair SGDIDR di pasar spot saat ini bergerak kuat di kisaran 9432.22 setelah perdagangan sebelumnya ditutup lemah di 9418.04. Dan untuk transaksi antar bank ditanah air hari ini berdasarkan kurs BI harga jual dollar Singapura lebih tinggi menjadi 9,459.58 dibandingkan dengan harga jual sebelumnya di harga 9,500.58 pada tanggal 12 Oktober.
Demikian terhadap dollar AS, kurs Singapura kembali memperpanjang rekor terendahnya di posisi 8 bulan terendah. Kuatnya dollar AS sepanjang hari melemahkan banyak kurs kawasan Asia.
Memantau kurs dolar Singapura pada pair USDSGD saat ini (17:00 WIB) bergerak lemah di kisaran 1.3855 setelah diawal perdagangan dibuka pada level 1.3850. Pada perdagangan sebelumnya pair USDSGD menutup harian dengan bullish yang berakhir di 1.3849.
Secara teknikal, analyst Vibiz Research Center melihat pergerakan pair USDSGD akhir perdagangan sesi Amerika diperkirakan bullish, dan berdasarkan harga tingginya perdagangan pair ini berpotensi naik ke kisaran 1.3870 malam nanti.
Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center Editor: Asido Situmorang



