Tekanan jual terhadap euro masih terus berlangsung hingga perdagangan sesi Eropa hari Kamis (20/10) yang telah berlangsung sejak 2 hari lalu, yang dipicu keraguan pasar apakah ECB akan umumkan rencana tapering QE dengan memotong program pembelian obligasi setelah berakhir pada Maret 2017.
Malam nanti ECB akan umumkan kebijakan moneter terkininya yang diperkirakan tidak akan mengubah kebijakan suku bunganya. Selain pengumuman suku bunga, sebelumnya pasar harapkan disampaikan sinyal tapering QE tersebut. Namun diberitakan juga bahwa ECB mungkin menunda menyampaikan kebijakan QE ini pada bulan Desember nanti.
Pergerakan kurs euro sesi Eropa (09:50:35 GMT) melemah terhadap dollar AS, setelah dibuka lebih tinggi dari perdagangan sebelumnya pada 1.0974 di awal perdagangan sesi Asia (00.00 GMT), kurs Euro alami peningkatan 14 pips dan kini bergulir pada 1.0970.
Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan sesi Amerika yang berakhir besok pagi, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair EURUSD secara teknikal akan naik ke kisaran 1.0985 – 1.1019 jika penurunan pair terkini tidak mencapai kisaran 1.0948-1.0917.
Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang