Setelah tertekan selama 2 hari berturut, dollar AS yang pekan lalu mencetak pelemahan mingguan pertama kalinya berhasil rebound kuat dan memangkas pelemahan sebelumnya. Tenaga rebound mata uang yang memiliki fundamental kuat bulan ini didapat dari momentum pelemahan rival-rivalnya seperti euro dan kiwi dollar.
Euro tepantau anjlok cukup parah awali perdagangan sesi Asia oleh gagalnya referendum Italia akhir pekan lalu, EURUSD terpukul dikarenakan PM Italia Matteo Renzi mundur dikarenakan gagal dalam referendum kemarin.
Lihat: Matteo Renzi Mundur Pasca Pemilih Italia Tolak Referendum
Selain itu kiwi dollar dikejutkan dan dibebani oleh mundurnya Jhon Key sebagai PM New Zealand secara mendadak dan mengejutkan pasar. Setelah pengumuman tersebut mata uang negara Selandia Baru anjlok hingga 1 persen lebih memangkas rally 2 hari berturut sebelumnya.
Lihat: PM Selandia Baru, John Key Secara Mengejutkan Umumkan Pengunduruan Dirinya Hari Ini
Untuk penggerak fundamental dollar sepanjang hari akan datang dari laporan service PMI baik oleh ISM maupun oleh Markit. Data ini diperkirakan menunjukkan laporan yang positif dan menopang rally dollar AS pada sesi malam.
Indeks dolar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap enam mata uang utama pada perdagangan sesi Asia berada di posisi 101.43, setelah di awal perdagangan dibuka pada posisi 100,67 dan akhir pekan ditutup pada 100.66.
Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center Editor : Jul Allens



