Trump Pidato Didepan PBB, Indeks S & P 500 Naik 0,1 Persen Menjadi 2.504,71

751

(Vibiznews – Index) – Indeks S & P 500 bergejolak mendekati level tertinggi sepanjang masa, terjebak dalam salah satu rentang paling ketat dalam beberapa dasawarsa. Indeks Volatilitas CBOE merosot di bawah 10. Ekuitas ekuitas Eropa diikuti banyak rekan Asia yang lebih rendah, sementara saham Jepang melonjak setelah liburan.

Pound bergerak normal namun naik tinggi setelah sebuah laporan mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Boris Johnson kemungkinan dapat mengundurkan diri jika Perdana Menteri Theresa May menentang tuntutan Brexit-nya. Euro menuju kenaikan untuk empat hari berturut-turut. Sebagian besar obligasi pemerintah naik, meski banyak pergerakan yang diredam. Harga minyak minyak mentah WTI naik di atas $ 50 per barel.

Presiden A.S. akan berbicara didepan anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa pada pukul 10:30 pagi di New York, karena para pemimpin dunia terus mencari solusi diplomatik untuk provokasi nuklir Korea Utara.

Perhatian pasar untuk minggu ini:
Strategi Brexit yang akan diambil oleh Perdana Menteri Inggris, Theresa May ditunggu pada hari Jumat mendatang.
Keputusan suku bunga Fed adalah hari Rabu.
Bank of Japan diprediksi akan patuh saat meninjau kebijakan Kamis. BOJ mungkin tidak akan mengungkapkan kapan akan melepas stimulus, namun bisa memberi sinyal tekad untuk menjaga kurva imbal hasil di bawah kontrol.
Indonesia, Filipina dan Afrika Selatan termasuk di antara negara-negara yang akan mengkaji kebijakan moneter minggu ini.
Konstruksi dan penjualan rumah dari properti yang dimiliki sebelumnya merupakan sorotan dari kalender ekonomi A.S. minggu ini.
Kampanye berlanjut di Jerman, beberapa hari sebelum pemilihan 24 September. Jadwal pemilu di Selandia Baru adalah tanggal 23 September mendatang.

Inilah pergerakan utama di pasar:

Saham

Indeks S & P 500 naik kurang dari 0,1 persen menjadi 2.504,71 pada pukul 10.15 pagi di New York.
Dow Jones Industrial Average naik 0,1 persen menjadi 22.364, dan Nasdaq Composite Index merosot kurang dari 0,1 persen.
Indeks Stoxx Europe 600 hampir tidak berubah setelah menghapus penurunan sebelumnya.
The MSCI All-Country World Indeks naik 0,3 persen ke rekor tertinggi. MSCI Emerging Market Index turun 0,2 persen.

Mata Uang

Indeks Spot Bloomberg Dollar turun 0,2 persen. Euro naik 0,3 persen menjadi $ 1,1986, terkuat dalam lebih dari seminggu. Pound Inggris meningkat 0,3 persen menjadi $ 1,3533.

Obligasi

Hasil pada Treasuries 10 tahun turun satu basis poin menjadi 2,22 persen, penurunan terbesar dalam lebih dari seminggu. Hasil Jerman 10 tahun turun dua basis poin menjadi 0,44 persen, penurunan terbesar dalam lebih dari seminggu. Hasil 10 tahun Inggris naik satu basis poin menjadi 1,314 persen, tertinggi dalam hampir 11 minggu.

Commodities

Gold naik 0,1 persen menjadi $ 1,308.30 per ounce. Minyak mentah West Texas Intermediate naik 0,9 persen menjadi $ 50,38 per barel, mencapai level tertinggi dalam hampir empat bulan dengan kenaikan ketujuh berturut-turut.

Asia

Indeks Topix Asia Jepang bertambah 1,8 persen pada penutupan di Tokyo. Indeks Kospi kehilangan 0,1 persen di Seoul seperti Indeks S & P / ASX 200 Australia. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,4 persen dan Shanghai Composite Index turun 0,2 persen. Yen Jepang naik 0,1 persen menjadi 111,44 per dolar.

Selasti Panjaitan/VMN/VBN/Senior Analyst Stocks-Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here