Indeks FTSE 100 Inggris Naik 0,4 Persen Didukung Sektor Media Dan Real Estate

760

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Eropa bergerak lebih tinggi setelah penutupan saham Asia yang lebih kuat dan menjelang pembukaan bursa saham AS, dipimpin sektor media dan real estate Eropa sementara saham-saham bahan mentah menjadi penghalang utama karena mengalami penurunan terburuk dalam sektor komoditi.

Indeks FTSE100 menanjak ke tertinggi tiga bulan dimana harga saham pengecer besar J Sainsbury Plc melompat ke rekor karena rencananya untuk membeli Walmart Inc-Asda. Sementara poundsterling anjlok saat pengunduran diri Amber Rudd disetujui PM Inggris, untuk sementara nama Sajid Javid disebut-sebut sebagai penggantinya.

Indeks S & P 500, Dow Jones dan Nasdaq di bursa berjangka, semua menunjuk ke arah yang lebih tinggi di tengah rencana untuk perusahaan telekomunikasi seluler T-Mobile AS Inc untuk mengakuisisi Sprint Corp dengan nilai sebesar $ 26,5 miliar dalam bentuk saham. Marathon Petroleum Corp juga berniat untuk membeli kilang minyak saingan Andeavor lebih dari $ 20 miliar untuk menciptakan pembuat bahan bakar AS independen terbesar.

Laporan kinerja keuangan perusahaan akan terus berlanjut dan sejumlah data ekonomi akan terus bergulir pada minggu ini, sementara kebijakan moneter dan hasil patokan akan tetap menjadi fokus utama saat Federal Reserve bertemu untuk keputusan suku bunga selanjutnya.

Di tempat lain, minyak dan emas turun karena dolar menguat. Bursa saham di Seoul maju bersamaan dengan won setelah Korea Utara berjanji denuklirisasi menjelang KTT mendatang antara Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump yang dijadwalkan pada hari Jumat mendatang.

Saham

Indeks Stoxx Europe 600 naik kurang dari 0,05 persen pada pukul 07:28 pagi waktu New York.
MSCI All-Country World Index naik 0,1 persen ke level tertinggi dalam lebih dari seminggu.
Kontrak pada Indeks S & P 500 naik 0,3 persen ke tertinggi dalam lebih dari seminggu.
Indeks FTSE 100 Inggris meningkat 0,4 persen ke tertinggi dalam hampir tiga bulan.

Mata Uang

Won Korea Selatan meningkat 0,8 persen menjadi 1.068,05 per dolar, yang terkuat dalam lebih dari seminggu.
Euro jatuh 0,4 persen menjadi $ 1,2084, terlemah dalam lebih dari 15 minggu.
Pound Inggris turun 0,4 persen menjadi $ 1,3727, terlemah dalam lebih dari 15 minggu.

Obligasi

Imbal hasil pada Treasuries 10-tahun AS meningkat satu basis poin menjadi 2,97 persen.
Imbal hasil 10-tahun Jerman naik satu basis poin menjadi 0,58 persen, kenaikan terbesar dalam seminggu.
Hasil 10 tahun Inggris turun satu basis poin menjadi 1,417 persen, mencapai terendah dalam lebih dari seminggu dengan penurunan lurus kelima.

Komoditas

Emas turun 0,7 persen menjadi $ 1,314.32 per ons, terlemah dalam hampir enam minggu pada penurunan terbesar dalam seminggu.
Minyak mentah West Texas Intermediate merosot 1,1 persen menjadi $ 67,36 per barel, terendah dalam hampir dua minggu.
Harga aluminium di bursa komoditi LME, London mengalami kenaikan sebesar 0,4 persen menjadi $ 2.233,00 per metrik ton. Demikian juga dengan tembaga, naik 0,4 persen menjadi $ 6.822,00 per metrik ton.

Selasti Panjaitan/VBN/Coordinating Partner Vibiz Consulting Group
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here