Bursa Asia Ditutup Untung, Profit Taking Serang Nikkei

585
Photo by Vibizmedia

(Vibiznews – Index)- Perdagangan saham  hari Rabu (26/09) di bursa saham kawasan Asia berakhir dengan indeksnya sebagian besar lebih tinggi meskipun ada arahan mixed semalam dari Wall Street dan ditengah kehatian investor jelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve AS yang akan dirilis hari ini. Perdagangan bursa yang masuk zona merah yaitu nikkei oleh profit taking pasar.

Setelah pasar Asia ditutup, indeks S & P / ASX 200 naik  20,60 poin atau 0,33 persen menjadi 6.206,50. Kekuatan indeks mendapat support dari naiknya saham-saham sektor tambang seperti saham BHP Billiton, Rio Tinto  dan Fortescue Metals.  Demikian juga saham perminyakan  menambah keuntungan seperti kenaikan saham Oil Search dan Woodside Petroleum.

Bursa Asia lainnya yang ditutup masuk zona positif seperti bursa saham Shanghai dan Hong Kong naik lebih dari 1 persen masing-masing, demikian juga dengan perdagangan saham  Singapura, Indonesia dan Malaysia.

Untuk saham yang merugi dari bursa saham Jepang dengan indeks Nikkei 225 kehilangan 61,89 poin atau 0,26 persen menjadi 23.878,37, setelah sempat menyentuh posisi terendah 23.833,92 pada perdagangan awal. Indeks alami profit taking setelah tujuh hari berturut mencetak rally panjang.

Sementara itu perdagangan saham di Selandia Baru dan Taiwan, indeksnya ditutup sedikit lebih rendah. Dan perdagangan saham Korea Selatan ditutup untuk liburan Hari Chuseok.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here