(Vibiznews-Forex) – Kembali turunnya pair USDJPY pada perdagangan hari Kamis (01/11) melanjutkan aksi profit taking pair setelah perdagangan sebelumnya sempat naik ke posisi 113,38 yang merupakan posisi tertinggi sejak tanggal 10 Oktober. Tingginya pair tersebut mendapat support dari kemajuan yang kuat dalam pasar ekuitas di seluruh dunia dan juga yield obligasi AS yang lebih tinggi hingga 3,16%.
Namun masuki perdagangan awal sesi Asia, pasar melakukan banyak profit taking terhadap pair ini seiring dengan pudarnya permintaan dolar AS yang kuat di pasar forex internasional. Secara fundamental pair berpotensi melaju terus dikarenakan lemahnya fundamental yen Jepang apalagi menerima sentimen keputusan BoJ untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah.
Penggerak pair selanjutnya dapat terlihat pada sesi Amerika malam nanti oleh laporan data Final manufacturing PMI dan ISM yang akan mempengaruhi dinamika dolar AS lebih lanjut untuk menghasilkan beberapa peluang perdagangan yang berarti.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY bergerak fluktuasi menuju area support ke kisaran 112.69 – 112.51 dan jika tembus maka akan lanjut meluncur ke support berikutnya di S2 dan S3. Namun jika terjadi pembalikan arah, pair berpotensi naik ke area resisten di kisaran 113.10 dan jika tembus akan mendaki kembali ke resisten 113.50 – 113.80.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 113.80 | 113.61 | 113.25 | 112.97 | 112.61 | 112.45 | 112.10 |
| Buy Avg | 113.00 | Sell Avg | 112.65 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group


