(Vibiznews-Forex) – Kurs poundsterling dalam pair GBPUSD sesi Eropa hari Senin (19/11) bergerak lebih tinggi melanjutkan trend perdagangan sebelumnya, yang diperdagangkan di sekitar 1,2850. Menurut pers Inggris, mosi tidak percaya terhadap PM Inggris Theresa Mei tidak mendapatkan traksi.
Diberitakan sebelumnya bahwa Uni Eropa akan menawarkan Inggris perpanjangan periode transisi hingga 2022. KTT Uni Eropa untuk membahas Brexit dengan berlangsung akhir pekan depan mulai Minggu 25 November. Pergerakan hari ini juga kuat oleh sentimen lemahnya permintaan dolar AS.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD bergerak naik menuju R1 dan jika tembus akan mendaki ke R2 hingga R3. Namun jika koreksi kembali akan turun ke posisi 1.2818 dan jika tembus meluncur ke S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1.3005 | 1.2936 | 1.2883 | 1.2817 | 1.2764 | 1.2698 | 1.2662 |
| Buy Avg | 1.2888 | Sell Avg | 1.2807 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group



