(Vibiznews-Forex) – Pair USDJPY sesi Eropa di hari Rabu (21/11) konsolidasi di posisi puncak tertinggi dalam 3 hari perdagangan oleh pilihan pasar memilih dolar AS sebagai aset safe haven yang liquid di tengah kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global yang menekan pasar saham global.
Namun kekuatan dolar dapat surut kembali pada sesi Amerika jika rilis data durable goods order sesuai dengan ekspektasi yaitu penurunan data ke posisi kontraksi. Karena data ini yang buruk semakin memperjelas kondisi buruknya pertumbuhan ekonomi global. Karenanya pasar masih berhati-hati menunggu data tersebut.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY yang sudah mencapai resisten kuatnya sedang terkonsolidasi dan berusaha naik kembali menuju R1 dan jika tembus maka akan mendaki menuju R2. Namun jika terkoreksi kembali, pair akan turun ke posisi 112.63 yang merupakan pivot harian dan jika tembus akan turun menuju S1 dan S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 113.47 | 113.13 | 112.90 | 112.62 | 112.38 | 112.07 | 111.83 |
| Buy Avg | 112.97 | Sell Avg | 112.50 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group


