(Vibiznews-Forex) – Pair EURUSD sesi Eropa Rabu (28/11) diperdagangkan sedikit berubah pada downside tepat di bawah 1,1300 setelah kebijakan tarif Presiden AS mengenai impor mobil Jerman. Perdagangan sebelumnya euro telah anjlok 1,5 persen di sesi terakhir karena tanda-tanda melemahnya momentum ekonomi zona euro dan ketegangan yang sedang berlangsung antara Uni Eropa dan Italia atas anggaran belanja bebas Roma.
Tekanan pair juga datang dari masih terus berlanjut oleh kebijakan tarif Presiden AS mengenai impor mobil Jerman. Dan hingga sesi malam pergerakan pair akan fokus pada data prelim GDP kuartal ketiga dan juga pidato ketua Fed Jerome Powell.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair EURUSD tertekan ke posisi support kuatnya dan jika tembus meluncur menuju support lemahnya S2. Namun jika terjadi pergerakan balik, pair akan naik kembali ke posisi MA3 D1 di 1.1300 dan jika tembus mendaki ke resisten kuatnya di R1 hingga R3 .
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1.1385 | 1.1363 | 1.1314 | 1.1298 | 1.1256 | 1.1231 | 1.1207 |
| Buy Avg | 1.1310 | Sell Avg | 1.1265 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group



