(Vibiznews-Forex) – Kurs poundsterling dalam pair GBPUSD sesi Asia hari Kamis (13/12) bergerak lemah setelah dibuka sama dengan penutupan sebelumnya. Retreat pair oleh profit taking pasar di tengah kuatnya permintaan dolar AS. Posisi poundsterling sebelumnya sangat kuat oleh dukungan beberapa anggota parlemen melawan mosi tidak percaya anggota parlemen Tory.
Sementara itu pair juga mendapat dukungan dari berita Uni Eropa tetap teguh pada pendiriannya terhadap setiap negosiasi tambahan Brexit. Namun pasar masih terus menunggu khabar selanjutnya tentang posisi PM Theresa May atas mosi tidak percaya tersebut.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD sedang tertekan menuju garis MA5 D1 di 1.2601 dan jika tembus meluncur ke posisi pivot sebelum ke S1. Namun jika bergerak positif akan mendaki ke 1.2641 dan jika tembus naik ke R1 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1.2891 | 1.2734 | 1.2697 | 1.2587 | 1.2504 | 1.2460 | 1.2400 |
| Buy Avg | 1.2670 | Sell Avg | 1.2540 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group



