(Vibiznews-Forex) – Kurs poundsterling dalam pair GBPUSD hari Selasa (18/12) diperdagangkan konsolidasi dalam range yang sempit karena turunnya minat penawaran poundsterling. Kekuatan pair didapat dari pelemahan dolar AS terhadap kurs major. Pergerakan selanjutnya akan dipengaruhi oleh pergerakan dolar AS dan berita Brexit karena kalender ekonomi dari Inggris tidak ada.
Berita terbaru Brexit, PM Theresa May mengumumkan bahwa dia akan menahan proposal Brexitnya saat ini dari pemilihan parlemen hingga pertengahan Januari dikarenakan kubu pemerintahan May sedang membuat permainan dengan harapan bahwa kurangnya waktu untuk menyelesaikan kesepakatan alternatif akan melihat tidak ada pemilih yang mendukung pengaturannya yang saat ini tampak siap untuk kekalahan.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD sedang beregrak konsolidasi menuju posisi 1.2609 dan jika tembus meluncur ke S1 hingga S2. Namun jika bergerak positif akan mendaki ke 1.2632 dan jika tembus naik ke R1 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1.2716 | 1.2680 | 1.2637 | 1.2603 | 1.2566 | 1.2525 | 1.2484 |
| Buy Avg | 1.2635 | Sell Avg | 1.2580 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group



