(Vibiznews-Forex) – Pair USDJPY perdagangan sesi Asia hari Rabu (19/12) yang bergerak lemah sejak perdagangan sesi Asia berusaha untuk bangkit menuju posisi awal sesi yang dibuka sama dengan penutupan perdagangan sebelumnya. Pair tertekan oleh lemahnya permintaan dolar AS.
Namun bangkitnya perdagangan beberapa saham Asia membuat permintaan safe haven yen menurun. Yen meningkat oleh lemahnya perdagangan aset beresiko dan pasar beralih ke safe haven. Kini pasar masih berhati-hati menantikan pengumuman kebijakan suku bunga Fed yang akan dirilis malam nanti.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY yang sudah tembus support kuatnya di S1 sedang bergerak naik ke posisi awal sesi di 112.50 dan jika tembus akan mendaki ke R1. Namun jika kembali bergerak lemah akan turun kembali menuju posisi S1 dan jika tembus lanjut menuju S2.
R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
113.40 | 113.11 | 112.76 | 112.49 | 112.16 | 111.87 | 111.56 |
Buy Avg | 113.03 | Sell Avg | 112.35 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group