(Vibiznews-Forex) – Kurs poundsterling dalam pair GBPUSD Kamis (20/12) diperdagangkan lebih tinggi dari pembukaan yang kuat di sesi Asia dan bergerak di sekitar resisten kunci 1,2660 menjelang rilis data penjualan ritel Inggris yang diperkirakan akan naik moderat.
Sentimen berikutnya pasar berhati-hati menanti pengumuman kebijakan moneter Bank of England yang diperkirakan sebelumnya akan umumkan kebijakan tidak berubah atau suku bunga yang tetap. Dari sisi Brexit, PM May telah mengulangi bahwa dia akan bekerja dengan UE untuk mendapatkan kepastian bahwa parlemen meloloskan kesepakatan Brexit pada akhir Juni.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD yang sudah menembus R1 dan mencapai kisaran 1.2670 terkoreksi turun kembali menuju posisi awal sesi di posisi 1.2609 dan jika tembus meluncur ke S1 hingga S2. Namun jika bergerak positif akan mendaki ke posisi 1.2670 dan jika tembus naik ke R2 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1.2722 | 1.2693 | 1.2648 | 1.2624 | 1.2582 | 1.2540 | 1.2495 |
| Buy Avg | 1.2676 | Sell Avg | 1.2590 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group



