(Vibiznews-Forex) – Pair USDJPY perdagangan hari Jumat (28/12) memperpanjang penurunan perdagangan sebelumnya dan menguji kisaran 110,50 meskipun sentimen perdagangan aset beresiko sedang kuat moderat. Tekanan pair banyak dipicu oleh anjloknya dolar AS ke posisi terendah baru lima hari.
Yen menguat menghiraukan data inflasi Jepang yang suram dan data output industri dirilis sebelumnya dan juga Ringkasan Opini Bank Jepang (BoJ). Fokus perdagangan selanjutnya pada sesi Amerika ada data penjualan rumah yang tertunda di AS dan juga data penjualan rumah baru.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY yang kini berada di posisi 110.59 yang sedang menuju S1 dan jika tembus meluncur terus ke S2. Namun jika kembali bergerak positif akan naik kembali menuju posisi awal sesi di 111.01 dan jika tembus lanjut mendaki ke R1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 112.24 | 111.75 | 111.33 | 110.80 | 110.47 | 110.10 | 109.75 |
| Buy Avg | 111.12 | Sell Avg | 110.45 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group


