(Vibiznews-Forex) – Pair USDJPY perdagangan hari Rabu (2/01) anjlok parah hingga terjun ke posisi terendah dalam 8 bulan oleh kuatnya permintaan safe haven yen Jepang merespon kondisi pasar bursa yang merah menerima sentimen negatif dari buruknya rilis data manufaktur China.
Selain itu tekanan pair banyak dipicu oleh anjloknya dolar AS ke posisi terendah dalam 2 bulan perdagangan. Sementara itu, kemerosotan 1% dalam imbal hasil Treasury AS 10-tahun juga terus menekan kurs dolar AS. Pergerakan selanjutnya masih menerima sentimen dampak liburan, dinamika pergerakan dolar AS dan juga tren perdagangan bursa saham global. Pada sesi Amerika terdapat juga rilis data PMI manufaktur Amerika.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY yang sudah tembus S1 kini berada di posisi 109.27 berusaha naik menuju posisi awal sesi di 109.41 dan jika tembus naik menuju pivot sebelum ke R1. Namun jika kembali bergerak negatif akan turun kembali menuju posisi awal sesi di 109.21 dan jika tembus lanjut meluncur ke S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 111.03 | 110.75 | 110.17 | 109.88 | 109.31 | 108.75 | 108.03 |
| Buy Avg | 109.65 | Sell Avg | 109.06 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group


