(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa pagi ini (12/02), nilai tukar rupiah terpantau masih terkoreksi, sementara dollar AS dalam koreksi teknikal di pasar Asia setelah menguat delapan hari berturut-turut di pasar global. Rupiah terhadap dollar AS menuju tengah hari ini melemah 0,27% ke level Rp 14.078 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.040.
Analis Vibiznews melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.085, kemudian bergerak lemah sampai ke Rp14.098, dan terakhir menjelang siang ini WIB terlihat di posisi Rp 14.078. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar di pasar uang Asia tampak terkoreksi secara teknikal dari level enam minggu tertingginya, setelah dollar diburu sebagai safe haven di tengah memanasnya tensi dagang AS – China dan suramnya perekonomian global.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, mendekati siang WIB ini turun ke level 96,82, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 96,86.
Sementara itu, IHSG hari Selasa ini di sesi pertama, terpantau melemah -0,24% atau 13,778 poin ke level 6.480,193, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat sembari perhatian tertuju ke pembicaraan perdagangan AS – China.
Analis Vibiznews melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat lagi, sementara dollar di pasar Asia dalam koreksi teknikal di tengah naiknya permintaan dollar sebagai safe haven di pasar. Kisaran rupiah minggu ini dalam range di rentang Rp13852 – Rp14233 terhadap dollar AS.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting
Editor: Asido