(Vibiznews-Forex) – Pair USDJPY perdagangan hari Rabu (27/03) yang dibuka lebih rendah oleh sempat penguatan yen Jepang, naik kembali oleh laju dolar AS yang menembus posisi resisten kuatnya. Kekuatan pair juga didapat dari kekuatan bursa saham Asia yang dipimpin kenaikan indeks bursa saham China.
Namun pemulihan pair tidak diikuti oleh kenaikan imbal hasil obligasi AS, pasalnya yield mundur dari posisi 2,45% ke posisi 2,42%. Sehingga pair dapat bergerak turun lagi jika perdagangan saham di kawasan Eropa dan Amerika negatif. Pada sesi malam terdapat data neraca perdagangan yang diperkirakan melembut.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY dibuka pada posisi 110.60 kini berada di posisi 110.55 sedang naik menuju 110.63 dan jika tembus mendaki ke R2 hingga R3. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya akan turun kembali menuju posisi 110.40 dan jika tembus meluncur ke S1 hingga S2.
R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
111.56 | 111.13 | 110.83 | 110.38 | 110.11 | 109.63 | 109.35 |
Buy Avg | 110.68 | Sell Avg | 110.35 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting