(Vibiznews – Forex) – Ditengah perdagangan forex sesi Asia hari Selasa (28/05), posisi dolar AS menguat terhadap banyak rival utamanya karena investor menunggu lebih banyak katalis setelah pemilihan parlemen Uni Eropa yang menunjukkan polarisasi blok 28 anggota.
Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan mata uang dolar AS terhadap beberapa rival mata uang utama menguat 0,20 persen di 97.81 setelah dibuka pada posisi 97.76. Perdagangan akhir pekan lalu posisi dolar AS ditutup pada pada posisi 97.75.
Kenaikan dolar terhadap mata uang Jepang terbatas karena Trump berusaha menekan Jepang untuk mengambil langkah-langkah untuk mengurangi surplus perdagangannya dengan ekonomi terbesar di Asia itu. Trump mengatakan pada konferensi pers dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada hari Senin bahwa ia ingin ekspor dilakukan dengan adil di Jepang melalui penghapusan hambatan perdagangan.
Dolar AS menguat terhadap Euro yang berjuang setelah komentar dari dua pejabat zona euro bahwa Komisi Eropa kemungkinan akan memulai langkah-langkah disipliner terhadap Italia pada 5 Juni atas meningkatnya utang negara dan tingkat defisit struktural, yang melanggar aturan Uni Eropa.
Untuk pergerakan dolar selanjutnya menurut analyst Vibiz Research Center, indeks dolar diperkirakan akan naik ke posisi resisten di posisi 97.84 – 97.92. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya akan turun menuju supportnya di 97.58 – 97.00.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Editor: Asido Situmorang



