(Vibiznews-Forex)– Pergerakan pair USDJPY pada hari Senin (30/12) bearish oleh rally kuat yen menimbang lemahnya perdagangan aset resiko yang dipengaruhi oleh meningkatnya tensi geopolitik kawasan Timur Tengah. Selain itu juga pair tertekan oleh posisi anjloknya dolar AS ke posisi terendah 5 bulan hingga perdagangan sesi Asia.
Ketegangan di Timur Tengah dipicu oleh serangan udara AS ke milisi Syiah hari Minggu Siang sebagai pembalasan serangan roket ke markas tentara AS hari Jumat pekan lalu yang menewaskan seorang tentara bayaran dan melukai empat prajurit.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY yang dibuka pada 109.41 kini berada di posisi 109.16. Pair sudah menembus S3 dan bergerak naik menuju S2, jika tembus akan mendaki terus menuju posisi pembukaan. Namun jika tidak tembus S2 akan meluncur kembali ke posisi trendah yang sudah dicapai pada posisi 109.06 dan jika tembus dapat meluncur ke garis MA200 di 108.83.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 109.82 | 109.72 | 109.58 | 109.48 | 109.35 | 109.25 | 109.11 |
| Buy Avg | 109.50 | Sell Avg | 109.00 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting


