(Vibiznews-Forex) – Bank sentral Amerika atau Federal Reserve usai pertemuan kebijakan moneternya dalam 2 hari (FOMC) memutuskan untuk membiarkan suku bunga tidak berubah. Keputusan mereka yang pertama tahun ini hampir sama dengan yang mereka putuskan pada pertemuan terakhir di bulan Desember.
The Fed memutuskan untuk mempertahankan kisaran target untuk suku bunga dana federal pada 1-1/2 hingga 1-3/4 persen, mempertahankan suku bunga tidak berubah untuk pertemuan kedua berturut-turut setelah tiga kali penurunan suku bunga seperempat poin berturut-turut.
Pernyataan yang menyertainya sebagian besar tidak berubah dari bulan lalu, dengan The Fed mencatat bahwa data terakhir menunjukkan pasar tenaga kerja tetap kuat dan bahwa aktivitas ekonomi telah meningkat pada tingkat yang moderat.
Bank sentral menggambarkan pengeluaran rumah tangga meningkat pada kecepatan moderat dibandingkan dengan deskripsi bulan lalu tentang pengeluaran sebagai kenaikan pada kecepatan yang kuat. The Fed juga menegaskan bahwa investasi bisnis tetap dan ekspor tetap lemah dan bahwa tingkat inflasi tahunan terus berjalan di bawah target 2 persen.
Terkait dengan mempertahankan suku bunga tidak berubah, The Fed mengatakan pihaknya memandang sikap saat ini kebijakan moneter yang sesuai untuk mendukung ekspansi berkelanjutan kegiatan ekonomi, kondisi pasar tenaga kerja yang kuat, dan inflasi kembali ke 2 persen.
Keputusan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah ini sebelumnya sudah diprediksi oleh para pelaku pasar, karena beberapa pejabat Fed telah mengisyaratkan bank sentral tidak akan ubah suku bunganya kecuali jika ada perubahan material dalam prospek ekonomi.
Disisi lain Ketua Fed Jerome Powell dalam konferensi pers mengakui bahwa beberapa ketidakpastian seputar perdagangan telah berkurang setelah penandatanganan perjanjian perdagangan AS-China fase satu. Namun, Powell mencatat bahwa beberapa ketidakpastian tentang prospek ekonomi global tetap ada, secara khusus dampak wabah coronavirus.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



