Keuntungan Kospi 6 Februari Bertambah Oleh Pemotongan Pajak China

798
indeks kospi
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Bursa Saham Korea Selatan pada hari Kamis (06/02/2020), ditutup lebih tinggi untuk sesi ketiga berturut-turut  karena sentimen investor membaik, yang dibantu oleh langkah-langkah stimulus China untuk mendukung pertumbuhan di tengah penyebaran virus corona. Won menguat terhadap dolar.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) naik 62,31 poin  atau 2,88 persen menjadi 2.227,94, dengan volume perdagangan sangat berat di 683 juta saham senilai 8,06 triliun won (US $ 6,8 miliar).

Demikian indeks Kospi berjangka atau Kospi200 ditutup menguat sangat signifikan dengan kenaikan 8,70 poin atau 2,98% ke posisi 300.90 setelah sempat naik ke posisi tinggi di 301,40.

Aksi beli saham oleh investor asing dan perorangan  senilai 668 miliar won yang mengimbangi penjualan bersih saham oleh iindividu senilai 689 miliar won.

Kekuatan Kospi mendapat support dari kenaikan saham-saham kapital besar seperti saham Samsung Electronics Co yang melonjak 2,7 persen, saham pembuat chip No. 2 SK hynix Inc. naik 2,9 persen, saham pembuat baja terkemuka POSCO naik 4,4 persen  dan saham Korea Air Lines Co meningkat 3,9 persen.

Investor juga mendapat isyarat positif dari rencana China untuk memotong pajak pertambahan nilai dan menawarkan pinjaman berbunga rendah untuk membantu bisnis yang terhuyung-huyung dari wabah coronavirus baru. Pasar juga didukung oleh data pekerjaan AS yang optimis pada Januari.

Selain itu juga  China akan mengurangi separuh tarif impor sekitar US $ 75 miliar pada bulan ini yang akan efektif pada 14 Februari ketika AS juga akan menerapkan pengurangan tarif pada produk-produk Cina sebagai bagian dari kesepakatan perdagangan fase-satu yang ditandatangani bulan lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here