(Vibiznews – Indeks) – Bursa Saham Seoul berakhir lebih rendah pada hari Jumat (07/02/2020), ditutup retreat dari rally 3 hari berturut oleh profit taking pasar yang tertekan semakin meningkatnya korban wabah virus Corona di China. selain itu juga nilai mata uang Won Korea jatuh terhadap dolar AS.
Di Cina, jumlah kematian akibat virus Corona kini telah meningkat menjadi 636 orang dan jumlah yang terinfeksi meningkat lebih dari 30.000 jiwa.
Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 15,99 poin atau 0,72 persen menjadi 2.211,95. Perdagangan sebelumnya indeks Kospi sudah naik 5,1% dalam 3 sesi berturut.
Demikian indeks Kospi berjangka atau Kospi200 ditutup melemah sangat signifikan dengan penurunan 4,10 poin atau 1,36% ke posisi 296.80 setelah sempat naik ke posisi tinggi di 300,00.
Lemahnya indeks Kospi mendapat tekanan dari anjloknya saham-saham besar seperti saham Samsung Electronics Co yang turun 1,2 persen, saham pembuat chip No. 2 SK hynix Inc. merosot 1,2 persen, saham pembuat baja terkemuka POSCO merosot 0,5 persen dan saham Korea Air Lines Co. turun 0,4 persen.
Untuk saham-saham yang mencetak untung di tengah kerugian indeks, saham perusahaan kimia terkemuka LG Chem Ltd. naik 1,2 persen, saham utilitas pemerintah Korea Electric Power Corp naik 0,2 persen dan saham perusahaan tembakau dominan KT&G Corp naik 0,9 persen menjadi 93.700 won.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



