(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang yang dibuka nyaris flat awal perdagangan hari Kamis (13/02/2020), dikejutkan berita pengumuman meningkatnya korban yang tewas akibat wabah virus Corona di Provinsi Huabei hingga akhirnya ditutup masuk dalam zona merah.
Indeks Nikkei ditutup turun 33 poin atau 0,14% menjadi 23.828. Demikian indeks berjangka kontrak bulan Maret mengalami penurunan 77 poin atau 0,32% menjadi 23,713 basis poin, indeks sempat naik ke posisi 23968 dan naik ke posisi tinggi 23697. Indeks Topix anjlok 0,34% ke posisi 1713.08.
Pihak berwenang China mengatakan jumlah kematian dan terinfeksi dari wabah koronavirus China melonjak hari ini, dengan 242 lebih banyak kematian dan hampir 15.000 pasien tambahan di Hubei ketika mereka mengubah ambang batas diagnosis mereka. Pengumuman dari China ini membebani sentimen investor Jepang.
Pelemahan nikkei juga disumbang oleh anjloknya saham SoftBank Group yang turun 5,09 persen setelah mengatakan laba bersih perusahaan turun hampir 70 persen selama sembilan bulan hingga Desember. Kemudian ditekan oleh anjloknya saham Nissan yang turun 1,54 persen menjelang laporan laba kuartal ketiga yang akan dirilis hari ini.
Secara sektoral, penurunan saham terbesar terlihat pada sektor telekomunikasi yang anjloknya 2,1%, sektor utilitas yang turun 1% dan sektor kesehatan anjlok 0,9%.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting


