Nikkei Jepang Akhir Pekan Cetak Kerugian Mingguan Oleh Buruknya Data PMI

613

(Vibiznews – Indeks) – Mengakhiri perdagangan saham pekan ini di bursa Jepang, indeks Nikkei hari Jumat (21/02/2020) ditutup pada zona merah dan sekaligus mencetak pelemahan mingguan melanjutkan pekan sebelumnya.  Saham-saham turun harga merespon negatif laporan flash PMI untuk sektor manufaktur Jepang yang mengalami kontraksi terbesar dalam tujuh tahun

Data awal PMI tersebut anjlok karena dampak yang semakin dalam dari wabah coronavirus di Cina yang dapat membuka risiko resesi ekonomi di Jepang. Sementara itu, Aljazeera melaporkan bahwa IMF pada hari Kamis mengatakan pemulihan ekonomi global akan dangkal dan dapat tergelincir oleh eskalasi ketegangan perdagangan atau penyebaran lebih lanjut dari penyakit virus Corona.

Indeks Nikkei ditutup  turun 124 atau 0,53% menjadi 23.349. Demikian indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Maret sedang mengalami kenaikan  93.41 poin atau 0,39% menjadi 23,386 basis poin, indeks sempat naik ke posisi 23588 dan turun ke posisi  rendah di 23378.  Pekan ini indeks Nikkei secara mingguan sudah turun sekitar 1,3%.

Anjloknya indeks Nikkei  banyak dipengaruhi oleh turunnya saham unggulan seperti saham Sony yang turun 0,43 dan saham Fast Retailing anjlok 1,06%. Penurunan saham terbesar seperti saham Oji Holdings turun 5%, saham Pacific Metals turun -3,7%, saham Sumitomo Realty turun -3,3% dan saham  Screen Holdings anjlok 3%.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here