(Vibiznews-Forex)– Pergerakan pair USDJPY sebelumnya berhasil naik ke posisi tertinggi sejak April 2019 oleh kekuatan dolar AS yang disupport kekuatan rilis data ekonomi AS. Untuk pergerakan hari Jumat (21/02/2020) berpotensi konsolidasi terbatas karena lemahnya fundamental yen sebagai aset safe haven.
Pasar akan memburu aset safe haven akhir pekan ini oleh bangkitnya kekhawatiran dampak ekonomi wabah virus corona setelah berita peningkatan korban di luar China dan juga laporan perusahaan besar yang pesimis akan bisnisnya pasca wabah virus corona. Hari ini perhatian pasar juga tertuju pada laporan flash dari PMI di semua negara utama.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY sedang berada pada posisi overbought, sehingga pair dapat saja turun ke posisi 111.30, jika tembus turun ke posisi S2 hingga S3. Namun jika penurunan tidak sampai ke 110.50 akan naik kembali hingga menyentuh posisi tertinggi sebelumnya di 112.22 dan jika tembus mendaki ke posisi R1 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 113.61 | 112.90 | 112.50 | 111.80 | 111.38 | 110.68 | 110.27 |
| Buy Avg | 112.00 | Sell Avg | 110.00 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting


