Preview Forex 26 Februari: Penyebaran Virus Corona Meluas di Eropa

611

(Vibiznews – Forex) – Penyebaran virus corona tidak hanya melebar ke beberapa negara di sekitar China saja, bahkan kini diberitakan meluas di Eropa. Setelah sebelumnya diberitakan meningkat di Italia, kini terdapat laporan dari  Perancis, Spanyol daratan dan Jerman. Kondisi ini membuat perdagangan aset resiko dihindari sehingga baik yield treausury dan bursa saham AS terjun cukup dalam.

Dolar AS diombang-ambingkan antara keuntungan dan kerugian, tetapi sedikit lebih rendah selama sesi semalam karena imbal hasil obligasi pemerintah runtuh untuk Treasury 10-tahun yang anjlok ke rekor terendah 1,32%.

Pergerakan euro dalam pair EURUSD menguat  di dekat 1,0900 di tengah kelemahan dolar,  meskipun terdapat sentimen negatif dari rilis data PDB Q4 Jerman yang dilaporkan pada 0%.

Poundsterling pulih ke kisaran 1,3000 meskipun ketegangan meningkat antara Inggris dan Uni Eropa atas hubungan perdagangan masa depan. Uni Eropa mengeluarkan Deklarasi Politik, sebuah dokumen yang ditetapkan sebagai basis hubungan perdagangan yang akan datang dengan Inggris. Kerajaan akan merilis deklarasi Kamis depan,  mengklaim bahwa Inggris layak mendapat respek yang sama terhadap otonomi seperti ekonomi utama lainnya seperti Kanada dan Jepang.

 Berikut katalis penggerak pasar  hari ini perlu diperhatikan:

  1. Bursa saham Amerika di Wall Street ditutup dengan kerugian besar selama dua hari berturut-turut, dengan indeks Dow Jones terjun ke posisi terendah 4 bulan dengan kehilangan kira-kira 800 poin.
  2. Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Sekretaris Pertanian Sonny Perdue menandatangani surat memuji kemajuan China dalam kesepakatan perdagangan.
    Pernyataan  tersebut juga menyebutkan China sepenuhnya diharapkan untuk memenuhi persyaratan kesepakatan fase satu.
  3. Wakil Presiden Fed Clarida  dalam suatu forum ekonomi mengatakan masih terlalu dini untuk berspekulasi apakah coronavirus akan mengarah pada perubahan materi kebijakan di AS.  Clarida mengatakan ekonomi AS dan kebijakan moneter berada di tempat yang baik..
  4. Berita ekonomi yang perlu diperhatikan pada sesi Asia terdapat rilis Construction Work Done secara kuartal dan pada sesi Amerika terdapat hasil rilis data penjualan rumah baru di AS.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here