(Vibiznews – Indeks) – Perdagangan bursa saham Hong Kong akhir pekan akhir pekan hari Jumat (13/03/2020) ditutup melemah lagi, setelah awal sesi indeks Hang Seng sempat anjlok parah hingga terjun ke posisi terendah 3-1/4 tahun. Koreksi atas pelemahan Hang Seng oleh bangkitnya harapan pasar akan aksi bank sentral global menyuntikkan likuiditas ke dalam sistem keuangan mereka.
Hingga hari ini hampir semua bank sentral negara utama telah umumkan langkah-langkah untuk menyuntikkan likuiditas ke dalam sistem keuangan mereka demi menghadapi dampak pandemi corona.
Indeks Hang Seng ditutup turun 276 poin atau 1,14% pada posisi 24.032, setelah sempat turun ke posisi 22519 yang merupakan posisi terendah sejak Januari 2017. Secara mingguan indeks anjlok 8,08 persen. Indeks saham Cina Enterprise dengan 60 saham unggulan anjlok 0,8% menjadi 9.650,15.
Beberapa saham yang memberatkan Hang Seng sepanjang perdagangan seperti saham berkapital besar seperti saham China Mobile turun 4,51 persen, saham CK Hutchison turun 6,5 persen. Koreksi positif indeks ditopang oleh penguatan saham PetroChina yang naik 2,4 persen dan saham China Petroleum naik 1.1 persen.
Jul Allens / Analis Senior Vibiz Research Center



