(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY memperpanjang bearishnya dan menutup minggu tepat di bawah level 108,00. Sentimen pasar berubah menjadi lebih buruk pada hari Jumat lalu, setelah jumlah kasus virus corona di AS lebih banyak dari yang terjadi di China. Dolar AS juga anjlok bersamaan dengan merahnya perdagangan saham Wall Street, keduanya menambah tekanan bearish.
Sementara itu imbal hasil Treasury AS masih bergerak lebih rendah, dengan imbal hasil Treasury 10-tahun berada di posisi 0,67%. Pada akhir minggu, Jepang menerbitkan inflasi Maret Tokyo, yang menghasilkan sedikit di bawah yang diharapkan, pada 0,4% YoY dan corenya tetap stabil di 0,7% YoY. Kalender ekonomi makro Jepang tidak terbit hari ini.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY akan bergerak bearish, sehingga pair akan meluncur ke posisi 107.00 dan jika tembus terjun ke posisi S2 hingga S3. Namun jika bergerak kuat kembali, akan mendaki menuju posisi 109.60 dan jika tembus lanjut ke posisi R2 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 110.68 | 110.10 | 108.96 | 108.95 | 107.23 | 106.62 | 105.50 |
| Buy Avg | 109.50 | Sell Avg | 107.00 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting


