(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY sebelumnya bangkit dari tekanan selama 7 hari berturut oleh pulihnya sentimen aset resiko setelah lonjakan harga minyak mentah yang membuat keuntungan bursa saham global. Kekuatan pair akan berlanjut di sesi Asia, namun dibatasi masih kuatnya fundamental perdagangan safe haven.
Bursa saham AS dan posisi dolar AS ditutup menguat, namun imbal hasil obligasi AS masih menunjukkan pergerakan yang lemah. Selain itu juga data klaim pengangguran AS masih mengecewakan. Peningkatan korban covid19 dan berita diatas akan menghambat bullishnya perdagangan aset resiko. Dari berita ekonomi tidak ada dari Jepang hari ini, sehingga fokus pada rilis data pasar tenaga kerja AS (NFP) pada sesi Amerika.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY berusaha naik ke atas, sehingga pair dapat mendaki menuju posisi 108.35 dan jika tembus lanjut ke posisi R2 hingga R3. Namun jika bergerak sebaliknya, akan meluncur ke posisi 107.50 dan jika tembus terjun ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 109.36 | 108.72 | 108.30 | 107.65 | 107.20 | 106.57 | 106.13 |
| Buy Avg | 108.50 | Sell Avg | 107.50 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting


