(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (7/4), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau balik menguat tajam, meninggalkan loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa lanjut turun setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS petang ini menguat signifikan 1,45% atau 238 poin ke level Rp 16.175 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.413.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 16.385, kemudian bergerak lemah ke Rp16.435, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 16.238. Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar terseok di pasar uang Eropa, tertekan oleh masih merebaknya kekhawatiran pasar terhadap wabah virus meskipun ada harapan melambatnya tingkat kematian global oleh virus corona.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini turun ke level 100,07, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 100,74.
Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi, terpantau balik terkoreksi 0,69% atau -33,188 poin ke level 4.778,639, oleh aksi profit taking, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat di tengah harapan melambatnya penyebaran Covid-19 di dunia.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini balik melemah, dengan dollar di pasar Eropa tertekan. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 16.060 – Rp 16.640.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting
Editor: Asido



