Gara-gara Ekspor Korea Selatan Turun, Kospi 13 April Retreat

607

(Vibiznews – Indeks) – Mengakhiri perdagangan saham awal pekan ini, bursa  Korea Selatan anjlok cukup signifikan dengan indeks Kospi turun dari posisi tertinggi 3 pekan yang dicapai akhir perdagangan sebelumnya oleh aksi profit taking pasar Senin  (13/04/2020).

Kospi alami tekanan jual setelah diberitakan  bahwa ekspor Korea Selatan untuk 10 hari pertama April anjlok 18,6% yoy, dibandingkan dengan lonjakan 20,8% selama 1-10 Maret. Selain itu juga, Kia Motor Corp mengatakan pihaknya berencana untuk menunda operasi di tiga pabrik domestiknya di Korea Selatan karena wabah virus membebani penjualan ke Eropa dan AS.

Menambahkan nada bearish saham adalah berita dari Financial Supervisory Service (FSS) yang mengatakan tingkat kenakalan untuk pinjaman dalam denominasi bank Korea Selatan naik tipis pada Februari dari bulan sebelumnya, akibat dampak wabah covid-19.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) anjlok 34,94 poin atau 1,88 persen, yang berakhir pada 1.825. Demikian indeks Kospi200 berjangka, turun 3,60 poin atau 1,46% ke posisi 242,75, setelah sempat  turun ke posisi rendah 242,35 dan naik ke posisi 245.70.

Melihat pergerakan saham kapital besar, saham  Samsung Electronics Co  tergelincir 1,93 persen, dan saham pembuat chip No. 2 SK hynix merosot 3,21 persen serta saham pembuat baterai Samsung SDI jatuh 3,59 persen.

Demikian saham pembuat mobil terkemuka Hyundai Motor turun 1,91 persen, saham pembuat suku cadang mobil Hyundai Mobis turun 3,87 persen dan perusahaan saudara perempuannya Kia Motors jatuh 4,84 persen. Saham pembuat baja terkemuka POSCO naik 1,69 persen  setelah mengumumkan rencana untuk membeli sahamnya sendiri senilai 1 triliun won.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here