Nikkei 28 April Nyaris Flat oleh Tekanan Saham Eksportir

499

(Vibiznews – Indeks) – Perdagangan bursa saham Jepang  hari Selasa (28/04/2020) bergerak fluktuatif dengan indeks Nikkei ditutup nyaris flat. Indeks Nikkei berakhir menguat tipis dari penutupan perdagangan sebelumnya dan masih berada di posisi penutupan tertinggi sepekan.

Perdagangan saham sudah dibuka lebih rendah karena  kekhawatiran pemerintah dapat  saja memperpanjang keadaan darurat sipil akibat pandemi coronavirus. Selain tiu juga mendapat tekanan tambahan dari posisi penguatan kurs yen Jepang yang menekan saham eksportir. Namun kemudian bangkit kembali oleh ekspektasi BOJ akan mengalirkan dana yang besar dalam pasar keuangan Jepang.

Indeks Nikkei ditutup menguat 14 poin atau 0,07% pada posisi 19.785, masih di posisi penutupan tertinggi sejak tanggal 20 April 2020. Indeks sempat naik ke posisi tertinggi 19835 lalu turun  ke posisi rendah di 19630. Demikian indeks Nikkei berjangka bulan Juni 2020 bergerak positif dengan naik 85 poin atau 0,43% ke posisi 19.805.

Tekanan jual pada indeks Nikkei hari ini datang dari anjloknya saham-saham eksportir utama seperti saham Honda Motor yang anjlok 2,03%, saham Denso anjlok 2,85%, saham Mitsubishi turun 0,78% dan saham KAO anjlok 3,05%.   Sedangkan kekuatan saham disupport oleh posisi penguatan saham-saham  produk karet dan transportasi udara.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here