(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY memulai minggu ini di bawah tekanan jual dan turun ke level terendah dalam lebih dari sepuluh hari. Suasana pasar yang mulai optimis menekan safe haven dolar AS, dan sebaliknya yen diperkuat oleh kebijakan peningkatan stimulus BOJ untuk bulan kedua.
Sentimen pasar memburu aset resiko bertambah setelah menguatnya perdagangan saham Wall Street serta melajunya posisi imbal hasil obligasi AS ke atas posisi 0,65%. Saat ini, imbal hasil obligasi AS 10-tahun naik lebih dari 7% dan indeks S&P 500 berjangka naik 1,25%.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY masih bergerak bearish, sehingga awal sesi akan bergerak turun menuju posisi 107.00 dan jika tembus lanjut ke posisi S1 hingga S3. Namun jika terjadi koreksi, mendaki ke posisi 107.40 dan jika tembus naik ke posisi R1 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 108.20 | 107.90 | 107.57 | 107.28 | 106.94 | 106.65 | 106.31 |
| Buy Avg | 107.40 | Sell Avg | 107.00 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting


