(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) sebelumnya melonjak 33,76 poin atau 1,79% yang ditutup pada 1.922,77, merupakan posisi tertinggi sejak perdagangan 10 Maret 2020. Demikian indeks Kospi200 berjangka, turun 5,20 poin atau 2,09% ke posisi 254,25, setelah sempat turun ke posisi rendah 249,70 dan naik ke posisi 255.60.
Perdagangan saham sudah dibuka lebih tinggi karena harapan bahwa wabah coronavirus memuncak setelah pemerintah Korea Selatan melaporkan 10 kasus baru COVID-19, menandai hari kelima berturut-turut bahwa jumlah infeksi baru tetap di 10 atau di bawah. Sentimen juga diperkuat oleh kebijakan pemerintah meningkatkan paket bantuan menjadi 135 triliun won dari yang sebelumnya ditetapkan 100 triliun won untuk membantu industri-industri utama terganggu oleh pandemi COVID-19.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi berjangka rawan koreksi sehingga jika dibuka positif indeks akan mendaki ke posisi 256.00 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R3. Namun jika bergerak sebaliknya, akan meluncur menuju posisi 249.50, jika tembus meluncur ke posisi S2 hingga S3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 262.60 | 259.10 | 256.60 | 253.20 | 250.75 | 247.30 | 244.90 |
| Buy Avg | 256.00 | Sell Avg | 250.00 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



