(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) sebelumnya ditutup menguat 35,48 poin atau 1,75% menjadi 2.065,08, merupakan posisi tertinggi sejak perdagangan 5 Maret 2020. Demikian juga indeks Kospi200 berjangka menguat 4,87 poin atau 1,81% ke posisi 273,19, setelah sempat turun ke posisi rendah 268.93 dan posisi tertinggi di 273.39.
Kenaikan indeks saham awal pekan ini menghiraukan tekanan buruknya rilis data ekonomi dari Korea Selatan, yang diperkuat rencana anggaran tambahan stimulus pemerintah Korsel. Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengkonfirmasi dorongan pemerintah untuk anggaran tambahan ketiga tahun ini, yang menurutnya harus menjadi yang terbesar dalam sejarah negara itu.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi berjangka rawan koreksi, sehingga jika dibuka negatif akan akan meluncur menuju posisi 270.00, jika tembus meluncur ke posisi S2 hingga S3. Namun jika bergerak sebaliknya, indeks mendaki ke posisi 273.50 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 280.10 | 276.30 | 274.25 | 271.80 | 270.28 | 267.37 | 265.80 |
| Buy Avg | 273.50 | Sell Avg | 270.00 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



