(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) sebelumnya ditutup turun 44,48 poin atau 2,04 persen berakhir pada 2.132,30, merupakan posisi terendah dalam delapan sesi setelah awal sesi sempat anjlok 4% lebih. Demikian juga indeks Kospi200 berjangka anjlok 6,84 poin atau 2,37% ke posisi 281,78, setelah sempat turun ke posisi rendah 276.05 dan posisi tertinggi di 282.54.
Sentimen investor melemah ditengah meningkatnya kekhawatiran tentang gelombang kedua pandemi COVID-19 di AS. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) umumkan terjadi penambahan 56 kasus baru virus coronavirus di Korea pada hari Jumat.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi berjangka bearish, dan awal sesi indeks dapat saja meluncur menuju posisi 277.00, jika tembus turun ke posisi S1 hingga S2. Namun jika bergerak sebaliknya akan mendaki ke posisi 283.00 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 291.02 | 286.90 | 283.34 | 280.30 | 277.64 | 273.50 | 270.95 |
| Buy Avg | 283.50 | Sell Avg | 277.50 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



