(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) sebelumnya ditutup turun 17,65 poin atau 0,81% lebih rendah ke posisi 2150,25. Demikian untuk indeks Kospi200 berjangka anjlok 2,19 poin atau 0,76% ke posisi 285.06, setelah sempat turun ke posisi rendah di 283.51 dan naik ke posisi tertinggi 288.09.
Sentimen investor memburuk karena tingkat pertambahan kasus baru infeksi harian yang meningkat memicu kekhawatiran terjadinya lockdown yang dapat memperlambat pemulihan ekonomi. Data dari Universitas Johns Hopkins menunjukkan bahwa 227.000 kasus baru dilaporkan secara global, dengan Korea Selatan menambahkan 60 kasus, sementara Amerika Serikat menyumbang rekor 63.200 infeksi baru.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi berjangka bearish, dan awal sesi indeks dapat saja meluncur menuju posisi 283.00, jika tembus turun ke posisi S1 hingga S2. Namun jika bergerak sebaliknya akan mendaki ke posisi 288.30 dan jika tembus akan lanjut ke R2 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 293.75 | 291.40 | 288.24 | 285.90 | 282.72 | 280.40 | 277.20 |
| Buy Avg | 288.40 | Sell Avg | 286.90 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



