(Vibiznews-Index) – Indeks Dow Jones kembali mencetak performa yang sangat kuat pada perdagangan bursa saham Amerika yang berakhir Rabu dinihari WIB (15/7/2020), hingga mencapai posisi tertinggi sebulan. Indeks Nasdaq yang awal sesi melanjutkan tekanan jual, berhasil rebound dari posisi bearish sebelumnya.
Indeks Dow Jones melonjak 556,79 poin atau 2,1 persen menjadi 26.642,59 dan indeks S&P 500 naik 42,30 poin atau 1,3 persen menjadi 3.197,53, yang juga merupakan tertinggi satu bulan. Indeks Nasdaq ditutup naik 97,73 poin atau 0,9 persen menjadi 10.488,58.
Lonjakan saham Dow Jones sebagian disebabkan oleh aksi beli investor yang beralih dari saham-saham teknologi besar ke saham-saham yang lebih bersifat siklus seperti saham Caterpillar (CAT) dengan lonjakan 4,8 persen. Keuntungan kuat oleh raksasa energi Chevron dan Exxon Mobil juga berkontribusi terhadap lonjakan Dow Jones.
Melihat pergerakan saham secara sektoral, Philadelphia Oil Service Index melonjak sebesar 5,2 persen, NYSE Arca Oil Index menguat 3,5 persen dan NYSE Arca Natural Gas Index melonjak sebesar 3,4 persen yang merespon kenaikan moderat oleh harga minyak mentah.
Saham-saham emas juga bergerak naik tajam hingga mendorong NYSE Arca Gold Bugs Index naik sebesar 4,3 persen meskipun harga emas sedang alami koreksi. Kekuatan substansial juga terlihat di antara saham-saham perumahan, sebagaimana tercermin oleh lonjakan 3,7 persen oleh Philadelphia Housing Sector Index.
Terjadi pergerakan sebaliknya pada saham perbankan yang menyeret Indeks Bank KBW turun 1,6 persen. Saham Wells Fargo berada di bawah tekanan setelah raksasa perbankan melaporkan kerugian kuartal kedua yang lebih luas dari yang diperkirakan dan memangkas dividennya.
Saham Citigroup juga membukukan kerugian tajam setelah melaporkan laba kuartal kedua yang turun tajam dari tahun ke tahun tetapi masih melebihi ekspektasi pasar, demikian juga dengan penghasilan mereka.
Diantara saham keuangan terdapat saham JPMorgan Chase yang mencetak penguatan setelah raksasa keuangan melaporkan hasil kuartal kedua yang melebihi perkiraan analis di garis atas dan bawah, diuntungkan dari lonjakan pendapatan perdagangan.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



