(Vibiznews-Forex) – Pair USDJPY perdagangan sesi Eropa hari Selasa (4/8/2020) bergerak flat setelah bergerak positif sepanjang sesi Asia oleh kekuatan dolar AS. Kini posisi dolar retreat dari bullish 2 hari berturut yang ditekan oleh kekhawatiran investor atas belum tercapainya kesepakatan paket stimulus fiskal AS untuk mengatasi pengangguran.
Yen sempat melemah terhadap dolar AS di sesi Asia oleh terangkatnya sentimen investor merespon laporan data manufaktur melebihi ekspektasi dari negara – negara kawasan Asia, Eropa dan Amerika Serikat. Kini sentimen pasar kembali tertekan dan menghindari perdagangan aset resiko.
Terpantau perdagangan bursa saham Eropa dalam zona negatif, indeks berjangka bursa saham AS bergerak negatif dan posisi imbal hasil obligasi pemerintah AS anjlok 3% lebih setelah sesi sebelumnya naik 5,4%. Kondisi ini semakin memperkuat minat investor memburu aset safe haven.
Pair USDJPY yang mengakhiri sesi Amerika semalam dengan penguatan 0,19%, dibuka lebih rendah pada sesi Asia di posisi 105.93. Kemudian pair bergerak naik turun hingga bergerak flat pada perdagangan sesi Eropa sore ini.
Untuk pergerakan selanjutnya hingga sesi Amerika terdapat data yang minor untuk pasar seperti indeks factory orders yang diperkirakan menunjukkan penurunan dari periode bulan sebelumnya.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY akan lanjut bearish, dan kini pair berada di posisi 105.39 yang berada pada kisaran pivot harian. Selanjutnya pair akan turun kembali posisi 105.60 sebelum menuju kisaran support kuatnya di 105.40-104.70. Namun jika terjadi koreksi akan mendaki kembali menuju 106.20, jika tembus akan mendaki ke posisi resisten kuatnya 106.40 – 106.80.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



