(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Senin (12/10/2020), posisi kurs euro bergerak lemah mendekati posisi pivot harian oleh pergerakan dolar AS yang rebound. Euro tertekan oleh ketidakpastian prospek stimulus lebih lanjut di AS dan kekhawatiran atas lonjakan infeksi virus corona di Eropa.
Perancis, Spanyol dan Inggris melaporkan jumlah kasus baru harian yang terinfeksi sebanding dengan jumlah saat puncak gelombang pertama kawasan tersebut. Spanyol umumkan keadaan darurat di Madrid dan kota-kota terdekat, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson diperkirakan akan umumkan lebih banyak tindakan pembatasan dan Italia juga akan memutuskan pembatasan baru.
Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya terpantau bergerak rebound dari kisaran posisi terendah 3 pekan oleh bangkitnya kembali sentimen perdagangan safe haven terkait berita perkembangan virus corona di kawasan Eropa.
Sementara itu ketidaksepakatan masalah penangkapan ikan dalam pertemuan UE dan Inggris pekan lalu juga membebani laju pair. Inggris dan UE kembali akan bertemu pada 15 Oktober, dengan pemerintah PM Boris Johnson tetap berkomitmen untuk mencoba menyetujui peraturan FTA dan memperingatkan bahwa mereka akan mulai mengerjakan perencanaan tanpa kesepakatan.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair EURUSD akan ditutup dalam pelemahan. Kini pair berada di posisi 1.1797 yang tertekan turun menuju posisi 1.1790, jika tembus lanjut ke ke support kuat di 1.1775-1.1745. Namun jika koreksi positif, akan naik kembali ke posisi awal sesi di 1.1816 sebelum ke resisten kuat di 1.1848 – 1.1870.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



