(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang yang dibuka lemah pada perdagangan hari Rabu (14/10/2020), berhasil bangkit kembali dengan penutupan yang moderat. Indeks Nikkei tertekan awal sesi merespon anjloknya perdagangan saham Wall Street dan penguatan yen, namun jelang penutupan kembali mendaki oleh permintaan kuat yen di BOJ.
Berita penghentian uji coba vaksin covid-19 oleh Jhonson&Jhonson menjadi tekanan kuat perdagangan saham. Demikian juga dari laporan ekonomi yang dirilis, data produksi industri Jepang naik 1,0% dari bulan sebelumnya pada Agustus menyusul pertumbuhan 8,7% di bulan sebelumnya dan membukukan peningkatan produksi industri terlemah sejak Mei.
Sementara itu, dalam Prospek Ekonomi Dunia terbaru, IMF mengatakan pemulihan ekonomi tidak terjamin sementara pandemi terus menyebar, dengan mencatat bahwa kenaikan pemulihan ekonomi kemungkinan akan berlangsung lama, tidak merata dan tidak pasti.
Indeks harian Nikkei ditutup naik 24,95 poin atau 0,11% lebih tinggi le posisi 23.626,73. Namun untuk indeks Topix ditutup turun 0,32% menjadi 1.643,90. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Desember 2020 kini sedang bergerak flat atau datar ke posisi 23.590.
Saham teknologi dan semikonduktor yang terpantau mendukung kekuatan Nikkei seperti saham Tokyo Electron Ltd naik sekitar 2,6%, saham Lasertec Corp naik 0,1% dan saham SoftBank Group naik 1,52 persen.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



