(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong pada perdagangan hari Selasa (20/10/2020) kembali cetak gain untuk 3 sesi berturut. Gain yang dicetak hari ini moderat dikarenakan data tingkat pengangguran lokal pada bulan September diperkirakan akan memburuk karena bergulat dengan kemungkinan gelombang keempat Covid-19.
Selain itu juga sentimen investor masih menunggu hasil pembicaraan negoisasi paket stimulus AS antara DPR AS dan pemerintah Trump selanjutnya karena tenggat waktu untuk mencapai kesepakatan semakin dekat. Anjloknya harga minyak mentah masuki hari keempat berturut turut lemahkan Hang Seng dengan anjloknya saham energy.
Indeks Hang Seng ditutup naik 27,28 poin atau 0,11 persen lebih tinggi ke posisi 24.569,54. Demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan menguat 10,17 poin atau 0,10% menjadi 9.988,33. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Oktober sedang bergerak negatif dengan turun 47 poin atau 0,19% ke posisi 24502.
Secara sektoral bergerak mixed, dengan sektor konsumer dan tambang memimpin keuntungan dengan melonjak naik 2,19% dan 1,56% masing-masing. Untuk sektor yang masuk zona merah dipimpin oleh saham sektor energy dan keuangan dengan pelemahan 1,34% dan 0,254% masing-masing. Saham yang jadi top gainers yaitu saham Mengniu Dairy yang naik 3,47%, sedangkan saham yang jadi top loosers adalah saham CNOOC yang turun 2,1%.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



