(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong naik ke posisi tertinggi dalam 9 bulan pada perdagangan hari Rabu (25/11/2020), gain untuk 4 hari berturut. Indeks Hang Seng mendapat kekuatan dari lonjakan Dow Jones menembus 30000 poin di bursa Wall Street semalam merespon kemajuan positif dari kandidat vaksin virus corona.
Sentimen investor juga terangkat oleh harapan akan adanya stimulus fiscal AS yang membangkitkan harapan pemulihan ekonomi global semakin cepat, setelah vaksin nantinya akan meredakan pandemi. Kemudian di perkuat oleh pengumuman Kepala Eksekutif Kota Hong Kong yang menghapus bea materai pada properti komersial dan memperluas hubungan perdagangan saham lintas batas dalam upaya menghidupkan kembali perekonomian.
Indeks Hang Seng ditutup naik 0,31 persen atau 81,55 poin menjadi 26.669,75.0, tertinggi sejak 5 Maret. Namun indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan ditutup turun 54,75 poin atau 0,52% menjadi 10.557,83. Indeks Hang Seng berjangka bulan November masih bergerak kuat dengan naik 28 poin atau 0,11% ke posisi 26645.
Secara sektoral mayoritas bergerak lemah dengan pelemahan dipimpin oleh sektor tambang dan helathcare yang anjlok 3,53% dan 2,88% masing-masing. Penguatan saham dipimpin oleh sektor energy dan keuangan yang naik 2,76% dan 1,63% masing-masing.
Penguatan sektor energy dipimpin oleh saham China Petroleum dan CNOOC yang menguat 3,69% dan 4,16% masing-masing. Untuk saham dari sektor keuangan dipimpin oleh saham HSBC Holding menguat 6,5 persen di tengah ekspektasi bahwa bank yang berbasis di Inggris itu akan melanjutkan pembayaran dividen di tengah prospek pemulihan global.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



