(Vibiznews – Indeks) – Perdagangan saham Jepang sepanjang pekan terakhir bulan November menguat setiap hari dan mencetak weekly gain cukup besar sebesar 4,28%, yang mendapat sentimen dari berita positif perkembangan vaksin virus corona. Indeks Nikkei berakhir di level tertinggi sejak April 1991 pada perdagangan hari Jumat (27/11/2020) di tengah penguatan yen Jepang yang lemahkan saham-saham eksportir besar.
Kekuatan Nikkei juga di-support oleh investor global yang memburu saham sekitar 600 miliar yen, merespon laporan keuntungan di perusahaan industri China naik untuk enam bulan berturut-turut di bulan Oktober, naik pada laju tercepat sejak awal 2017 dan melonjak 28,2% tahun ke tahun.
Indeks harian Nikkei ditutup menguat 107,4 poin atau 0,4% menjadi 26644,71, tertinggi sejak April 1991. Demikian untuk indeks Topix naik 0,47% mencapai level tertinggi 25-bulan di 1.786,52. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Desember 2020 bergerak positif dengan kenaikan 50 poin atau 0,19% ke posisi 26.630.
Berita positif vaksin corona telah memberikan harapan perusahaan-perusahaan lokal cetak untung besar pada tahun depan, dimana industri kendaraan listrik, komunikasi 5G, dan teknologi baru lainnya akan meningkat. Sentimen ini memperkuat saham-saham produsen suku cadang elektronik dengan saham Nidec naik 4,2% sementara Murata Manufacturing naik 1,4%, keduanya mencapai rekor tertinggi. Keyence naik 1,6%.
Saham operator Ballpark Tokyo Dome Corp melonjak 16,7%, mencapai batas harian, setelah perusahaan mengatakan akan membahas tawaran pengambilalihan oleh pengembang properti Mitsui Fudosan. Saham Mitsui Fudosan naik 1,9%.
Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



