(Vibiznews-Forex) – Pair AUDUSD sesi Asia hari Senin (30/11/2020) yang dibuka lebih tinggi dari pergerakan pekan lalu menanjak cepat menembus resisten kuat hariannya di kisaran tertinggi 3 bulan. Aussie semakin kuat oleh posisi pelemahan dolar AS dan juga rilis data PMI yang positif, namun dibatasi oleh data ekonomi Australia.
Persediaan bisnis Australia turun 0,5 persen triwulan ke triwulan dalam tiga bulan hingga September 2020, dibandingkan dengan perkiraan pasar turun 0,7 persen dan setelah sedikit direvisi turun 2,9 persen, yang merupakan penurunan terbesar dalam catatan. Demikian juga kredit sektor swasta di Australia datar di bulan Oktober, sama dengan angka revisi turun di bulan sebelumnya.
Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya dibuka lebih lemah di pasar uang Asia hingga turun ke posisi terendah 30 bulan. Dolar tertekan oleh rencana Federal Reserve akan memompa lebih banyak uang ke dalam perekonomian, memperluas program pembelian obligasi dan pinjaman ultra-murah ke bank.
Sentimen pergerakan selanjutnya dapat memperhatikan pergerakan bursa saham global serta pergerakan harga minyak. Kemudian pada sesi Amerika terdapat rilis data ekonomi yang penting dan perlu diperhatikan seperti data CHicago PMI dan pending home sales yang menunjukkan data yang mixed.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD bergerak kuat, pair yang dibuka pada 0.7383 dan bergerak positif mendekati R2. Namun jika pair bergerak sebaliknya akan turun menuju posisi pembukaan dan jika tembus meluncur ke pivot sebelum turun ke posisi S1 hingga S2.
R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
0.7448 | 0.7423 | 0.7402 | 0.7377 | 0.7355 | 0.7330 | 0.7309 |
Buy Avg | 0.7408 | Sell Avg | 0.7358 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting